beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Bubur Blendrang, Menu Buka Puasa Warisan Pembantu Diponegoro?

Bubur Blendrang, Menu Buka Puasa Warisan Pembantu Diponegoro?

 
wildan
2016-06-26 09:59:22
wildan Kuliner 0 210
 
 
Bubur Blendrang, Menu Buka Puasa Warisan Pembantu Diponegoro?

Bubur Blendrang, Menu Buka Puasa Warisan Pembantu Diponegoro?

 Bubur asal Gunungpring, Muntilan, Jawa Tengah, ini dinamai blendrang. Cita rasanya pedas gurih. Bubur ini hanya bisa ditemui saat Ramadan. 

Bahan utama bubur blendrang adalah tepung gandum. Agar lebih gurih, bahan itu dicampur dengan daging dan tulang saat dimasak. Tulang yang digunakan bisa ayam, kambing, dan sapi.

Menurut Yuni, salah satu pedagang blendrang di Nengahan, Santren Gunung Pring, sensasi pedas gurih itu yang menjadi daya pikat blendrang. Dalam sehari, Yuni mengaku bisa menghabiskan 2 sampai 3 kilogram tepung gandum. 

"Nggak tahu bagaimana sejarahnya, tapi saya belajar dari ibu saya, ibu dari ibunya, begitu terus turun-temurun," kata Yuni di Muntilan, Jateng, Minggu 19 Juni 2016.

Tak hanya Yuni, Sriningsih juga setia berjualan blendrang meski hanya di Bulan Ramadan. Peracik dari Kampung Ngasem Bentaro itu mengaku sengaja mempertahankan tradisi agar kehadiran bubur blendrang tetap dinanti-nanti.

"Dinanti umat Muslim seperti menanti datangnya Ramadan," tutur Sri.

Sri menuturkan, proses memasak bubur ini. Pemasakan diawali dengan merebus tulang-tulang yang masih ada sisa daging menempel. Proses selanjutnya menyiapkan bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kencur, dan garam.

"Bumbu ini dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam air mendidih. Kemudian, adonan gandum dan tulang-tulang kambing, sapi atau ayam dimasukkan ke dalamnya," ujar Sri.

Yuni menambahkan, teknik memasak bubur antara penjual satu dan lainnya pada dasarnya tidak terlalu berbeda. Namun, hasil racikan antar-pedagang tidak selalu sama. Menurut Yuni, hal itu disebabkan perbedaan waktu mencampur.

"Kalau dalam bahasa sekarang, timing mencampur rebusan tulang dengan bumbu dan tepung itu menentukan. Bahkan, besar kecilnya api juga menentukan rasa," kata Yuni.

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan